Seperti diberitakan Alhikmahonline sebelumnya tentang acara “pesta” yang diselenggarakan Presiden Libya, Muammar Qaddaf,i ternyata membuahkan hasil. Seperti dilaporkan surat kabar harian Italia, Corriere della Serra, Rabu (18/11) satu dari 200 perempuan muda Italia tersebut tertarik terhadap Islam, setelah diberikan ceramah selama dua jam pada hari Senin sebelumnyanya di Roma.
Adalah Alda Ribeiro, perempuan muda yang mengatakan kepada surat kabar yang berbasis di Milan tersebut bahwa dirinya berubah karena dakwah pemimpin nyentrik Muammar Qaddafi.
“ Dulu Islam itu sangat menakutkan, namun kini saya sangat mengaguminya” Kata Ribeiro.
Seperti diketahui, gadis-gadis muda seperti Ribeiro diundang ke sebuah “pesta” yang dipersiapkan Qaddafi. Gadis-gadis tersebut direkrut dari Hostessweb, sebuah lembaga di Roma yang menyediakan perempuan untuk kegiatan suatu perusahaan. Para gadis tersebut tidak melakukan peran seksual namun murni melayani tamu.
“Bagi saya Islam selalu dikaitan dengan penindasan terhadap perempuan. Dan di malam hari seringkali ada rasa takut yang dirasa karena kita semua akan berakhir di neraka.”
Berasal dari Portugal, Ribeiro adalah wanita lulusan sebuah universitas yang mampu berbicara lima bahasa. "Aku bertanya kepada Qaddafi apa pendapatnya tentang hak perempuan dan ia menjawab bahwa ia selalu menjadi pendukung hak-hak perempuan. Aku tidak menduga bahwa ia akan menjawab dengan pernyataan tersebut.”
"Itu sebabnya saya memutuskan untuk menerima undangan untuk pergi ke Libya. Supaya aku mengerti dan melihatnya dengan mata kepalaku sendiri, lalu aku akan memutuskan untuk masuk Islam” tegas Ribeiro.
Qaddafi sendiri berada di Roma untuk menghadiri KTT Pangan PBB, dan di malam harinya, digunakan dirinya untuk berdakwah seperti mengadakan “pesta” yang sebelumnya mencantumkan iklan dalam suatu surat kabar dan berisi mencari wanita 18-35 tahun dengan tinggi 1.7 M serta tidak menggunakan rok mini atau pakaian tanpa lengan./Alhikmahonline.
0 komentar:
Posting Komentar