Fransisco -Umat Islam di Amerika Serikat (AS) benar-benar jemput bola dengan kampanye 'Why Islam?'. Mulai menerima ribuan telepon per bulan, membagikan Al Quran gratis hingga menggelar open house saat Ramadan.Billboard atau poster 'Why Islam?' yang bertujuan meluruskan stigma negatif terhadap agama Islam pasca penyerangan menara kembar World Trade Center (WTC) 11 September 2001 (9/11) itu memang dilengkapi dengan nomor telepon bebas pulsa. Nomornya 1-877-WHY-ISLAM, supaya warga AS bisa bertanya langsung dan diharapkan bisa meluruskan salah paham tentang Islam pasca 9/11.
Di Bay Area, California, AS billboard 'Why Islam?' memang unjuk gigi di kawasan-kawasan strategis selama bulan Ramadan. Namun di luar bulan Ramadan, kampanye ini sudah berjalan. Rata-rata, ribuan warga AS menghubungi hotline itu untuk bertanya, mencari tahu atau berdiskusi tentang Islam. Seperti yang dituturkan sukarelawan kampanye Ashfaq Parkar dari New Jersey.
"Rata-rata sukarelawan menerima 1.000 telepon per bulan. Begitu juga email yang dilayangkan di WhyIslam.org," tutur Parkar seperti dikutip dari mercurynews.com, Sabtu (12/9/2009).
Sementara wakil presiden Islamic Community of North America (ICNA) Santa Clara, Ameen Ashraf mengatakan setelah kampanye yang sama dilakukan di San Fransisco Februari 2009 lalu, ada sekitar 8 ribu telepon yang diterima sukarelawan dalam 2 bulan. Beberapa penelepon bahkan menindaklanjuti dengan datang ke Masjid Santa Clara.
"Tampak beberapa wajah baru di Masjid Santa Clara, pengunjungnya dari Berkeley atau San Fransisco, yang mengatakan mereka berkunjung setelah melihat tanda (billboard) itu," jelas Ashraf.
Selain itu, ICNA yang menggagas kampanye ini juga membagi-bagikan Al Quran dan literatur tentang Islam gratis bagi warga AS yang memintanya. Menurut ICNA sudah terhitung ribuan Al Quran yang dibagikan gratis.
Maklum, tiap tahun kampanye yang dibiayai urunan dari anggota ICNA ini selalu berpindah-pindah. Sebelum di Bay Area, California, billboard itu telah dipasang di Chicago, Houston, Philadelphia, Boston, Tampa, Fla dan sebagainya. Di bulan Ramadan ini, dengan senang hati ICNA lebih membuka diri melalui open house.
Seperti acara yang dilakukan pada Jumat 11 September sore di South Bay Islamic Center, San Jose, dan Sabtu 12 September ini di markas Muslim Community Association Santa Clara.
Beberapa warga AS mengaku mendapatkan pengertian yang lebih baik tentang Islam. Salah satunya pendeta Kristen Bruce Green, yang juga seorang komuter di kawasan Bay Area, tepatnya di Santa Cruz. Green melihat billboard besar itu sepanjang jalan I-880 dan Highway 101 di Tully Road,San Jose.
Green yang mempunyai banyak relasi Muslim mengatakan kampanye ini bisa menjembatani dialog antaragama di gereja Fremont, tempat Green melayani umat. Di bulan Ramadan ini, Green mengatakan bukan hanya waktu untuk puasa, tapi juga waktu yang tepat bagi umat Islam memberikan pengertian tentang agamanya.
Menurut Green kampanye ini berhasil membangun saling pengertian antara Islam-Kristen, "Dan kini memasarkan Islam dengan cara-cara Barat," kata Green.
Sementara pengalaman Ashraf saat menerima telepon hotline lain lagi. Dia pernah dicecar seorang penelepon yang mengatakan yakin sekali bahwa umat Islam itu berpikir dan bertingkah laku sama dengan para teroris yang menyerang WTC itu.
"Percakapan itu berlangsung sampai 30 menit. Hingga di akhir percakapan dia mengatakan 'Hei maukah kamu mengirimkan saya beberapa literatur?'," tutur Ashraf.
Bagi para sukarelawan seperti Ashraf ini, perubahan cara pandang dari negatif menjadi positif terhadap Islam ini sudah cukup melegakan./Detik.
0 komentar:
Posting Komentar