Cegah Lecehkan Islam, AS Harus Tiru Inggris & Prancis

WARTAISLAM.COM- Pemerintah Amerika Serikat seharusnya bisa bertindak tegas seperti pemerintah Perancis dan Inggris yang sudah terlebih dahulu melarang warganya melakukan kegiatan yang bisa menghina umat Islam di seluruh dunia.

Pendapat itu dilontarkan oleh Sekretaris Jendral Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khaththath ketika dihubungi, Kamis (9/9).

"Seharusnya yang dilakukan Amerika Serikat adalah meniru Perancis dan Inggris yang berani dan tegas melarang sebuah pertunjukkan teater di negaranya yang bermaksud menghina umat Islam. Kebebasan berpendapat dan berekspresi kan tidak harus dengan menghina agama orang lain," ujar Al Khaththath.

Dia menjelaskan, setidaknya dua contoh itu yang bisa dipelajari oleh pemerintah AS untuk menindak tegas niatan Pendeta asal Florida, AS yang mengatakan, akan tetap melakukan pembakaran terhadap Al Quran untuk memperingati tragedi 9/11 penyerangan gedung Wolrd Trade Center di Washington DC oleh terorisme Al Qaeda.

Dulu, cerita Al Khaththath, kedua negara itu juga tidak mudah di desak untuk melarang pertunjukkan teater yang menghina umat Islam. Alasan kedua negara itu adalah karena negara mereka menganut kebebasan dalam menyampaikan pendapat dan berekspresi.

"Bahkan pemerintah Inggris sempat mengatakan, kalau kebebasan menyampaikan pendapat mereka lebih tinggi dibanding pemerintah Perancis sehingga tidak akan melarang pagelaran teater itu. Namun akhirnya Inggris juga bersedia mengikuti Perancis," ujarnya.

Hal itu katanya, menyusul banyaknya desakan baik secara langsung maupun tidak langsung dari negara luar termasuk negara Islam. "Karena waktu itu disampaikan, jika keduanya tidak mau mengambil tindakan tegas, maka tidak bisa dijamin tidak terjadinya reaksi penolakan dari masyarakat muslim di seluruh negara terhadap dua negera itu," tegas Al Khaththath.

sumber : inilah

0 komentar:

Posting Komentar