Diundang Raja Saudi, Tunanetra Berangkat Haji Gratis

Allah SWT akan mengundang ummat-Nya sesuai dengan yang dikehendaki-Nya. Inilah yang terjadi kepada Lima Pria tunanetra dari yayasan ummi maktum Bandung. Mereka mendapat undangan dari Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdul Aziz, untuk melaksanakan ibadah haji gratis tahun ini.

“Merinding!’ Itulah satu kata yang keluar dari mulut Hj. Fatimah Avalpo Suprayogi atau akrab disapa Ceu Mpet saat ditanya tentang bagaimana perasaannya ketika mendapat undangan itu. Jelas sebab Ceu Mpet tahu persis kesempatan itu tidak bisa didapatkan oleh semua orang. Apalagi yang mendapatkannya adalah orang-orang yang diberi keterbatasan oleh Allah SWT.

Kelima pria Tunanetra asuhan Ceu Mpet, di musim haji tahun ini medapat undangan langsung dari Raja Arab Saudi. "Sebenarnya undangan yang didapat yayasan Ummi Maktum untuk sepuluh orang. Tapi saya memberikan lima kuota untuk anak tunantera dan sisanya untuk satu orang pendamping masing-masing tunanetra. Kalau tidak ada yang mendampingi repot,” ungkapnya kepada Alhikmahonline, Jumat (06/11/09).

Undangan tersebut tidak datang begitu saja. Sekitar Tiga bulan yang lalu ibu Empet sengaja mengirimkan surat permohonan haji gratis kepada Raja Arab Saudi. “Kita nyuratin, barangkali aja rahmat… ,“ kenang Ceu Mpet. Baru pada 28 Oktober 2009 lalu, ia menerima informasi bahwa Ummi Maktum ternyata mendapat kesempatan haji gratis.

Itu pun, menurut Ceu Mpet, tidak sepenuhnya gratis. Kerajaan Arab Saudi hanya menanggung biaya akomodasi kesepuluh orang calon haji tersebut saat tiba di Bandara di Arab Saudi. Sementara biaya di luar itu menjadi tanggungan Ummi Maktum sendiri.

Sampai hari ini, Jum'at (6/11/09) ia mengaku harus banting tulang untuk mengumpulkan dana, demi menutupi kekurangan biaya bagi keberangkatan para Tuna Netra asuhannya tersebut. "Alhamdulillah sudah sekitar 55 Juta Rupiah yang terkumpul, buah kepedulian Jama'ah Majelis Taklim Hegarmanah 10, Bandung dan juga empati penyanyi religius, Opick," ujarnya.

Namun, tambah Ceu Mpet, dana tersebut tentu masih kurang dibandingkan kebutuhan total pemberangkatan sebesar 190 Juta rupiah. "30 juta untuk biaya administrasi dan 160 juta untuk tiket dari Indonesia," ungkap Da'iyah sekaligus pengasuh Majelis Taklim Hegarmanah 10, Bandung ini.

Untuk kekurangannya, hingga kini, ia masih berjuang menanti kepedulian dari berbagai pihak. Ceu Mpet mengetuk hati setiap insan yang berkenan melebarkan ladang amalnya. Ia sangat berharap empati semua pihak hingga tanggai 18 November 2009 ini, dua hari menjelang keberangkatan kesepuluh calon haji itu. Ceu Mpet berharap, kesempatan langka berupa undangan Raja Arab Saudi ini benar-benar bisa gratis bagi para Tunanetra asuhannya./Alhikmahonline.



0 komentar:

Posting Komentar