Polisi zionis Yahudi menembakkan gas air mata kepada warga Palestina yang memprotes penutupan Al Aqsho.
Aparat Zionis Yahudi telah menambah intensitas pengamanan mereka di Yerusalem dan melarang penduduk Palestina memasuki Masjid Al Aqsho, demikian keterangan yang disampaikam pejabat gubernur Yerusalem Palestina Adnan al-Husseini.
"Situasinya sangat mencekam di Al Quds," kata Husseini.
Jubir polisi zionis Yahudi Micky Rosenfeld membenarkan pihaknya telah menutup Al Aqsho bagi umum.
Pengunjuk rasa Palestina yang berjumlah sekitar 150 orang tersebut memakai batu dan botol untuk melempari polisi penjajah Yahudi yang membawa senjata lengkap.
Petugas medis Palestina mengatakan 9 orang terluka, sebagian kerena menghirup gas air mata.
Minggu lalu kejadian serupa juga telah terjadi dimana terjadi penutupan Al Aqsho yang mengakibatkan terjadinya bentrokan dengan penduduk Palestina./muslimdaily.
0 komentar:
Posting Komentar