Kembali Ceramah Di Turki, Ketua IMF Dapat Lemparan Sepatu


ANKARA (SuaraMedia News) – Seorang mahasiswa Turki melemparkan sepatu ke arah Direktur Pengelola IMF, Domonique Strauss-Khan, ketika ia berpidato di hadapan mahasiswa lainnya pada hari Kamis. Petugas keamanan menyeret mahasiswa tersebut ketika ia menggumamkan kalimat “Keluar dari universitas ini, pencuri IMF!”

Turki menjadi tuan rumah bagi pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia ini di Istanbul.

Awal September lalu, Strauss-Khan dikutip mengatakan bahwa ia tidak melihat adanya kepentingan saat ini bagi Turki untuk menyetujui kesepakatan pinjaman dengan peminjam internasional.

Turki telah bernegosiasi dengan IMF sejak perjanjian $10 miliarnya yang terakhir habis masa berlakunya pada bulan Mei 2008 dan pasar lokal telah menunggu sebuah kesepakatan baru untuk membantu negara baru itu mengatasi krisis ekonomi global.

“Turki adalah sebuah negara yang sedang berkembang saat ini namun tidak lama lagi negara ini akan menjadi sebuah ekonomi yang kuat dan berkembang dengan cepat. Tidak ada indikasi bahwa perekonomian Turki saat ini membutuhkan bantuan. Jika di masa depan Turki membutuhkan bantuan IMF maka kami akan dengan senang memberikannya,” ujar Strauss-Khan di Washington.

Komentar tersebut menyingkirkan keraguan mengenai apakah Ankara akan menyetujui sebuah kesepakatan pinjaman setelah pemerintah merilis rencana ekonomi jangka menengah yang disambut baik oleh IMF.

Menteri Ekonomi Ali Babacan mengatakan pada para investor di London bahwa Turki lebih memilih sebuah kesepakatan dengan IMF jika memungkinkan, namun itu tidak akan menjadi akhir dunia jika tidak tercapai kesepakatan.

Turki merevisi pertumbuhan dan target anggarannya dalam sebuah rencana tiga tahun yang bertujuan mengembalikan kepercayaan diri para investor. Para ekonom mengatakan tidak jelas bagaimana Turki akan mencapai target-target itu dan bagaimana ia akan mendanai kembalinya ke pertumbuhan tanpa pendanaan dari IMF.

Kementerian Ekonomi merevisi kontraksi ekonomi Turki di tahun 2009 menjadi 6%, jauh di atas estimasi sebelumnya yang hanya 3.6%.

Namun Babacan berjanji untuk kembali ke pertumbuhan berkelanjutan yang dipimpin oleh sektor swasta sementara memelihara tren mnurun inflasi dalam program ekonomi jangka menengah.

Pertumbuhan ekonomi Turki, yang telah terkena pukulan krisis ekonomi global, akan meningkat di tahun 2011 setelah kembali tumbuh pada tahun 2010, menurut rencana.

Sementara itu, Rachel van Elkan, ketua misi Turki di IMF, telah mengatakan bahwa IMF menyambut baik Program Jangka Menengah Turki.

“Kami terdorong dengan pengumuman dari pemerintah Turki mengenai sebuah kerangka kerja jangka menengah yang bertujuan membalik kemerosotan finansial publik negara secara bertahap, meningkatkan aktivitas sektor swasta dan mengembalikan pertumbuhan ekonomi solid.”

“Bercermin pada dampak krisis global terhadap Turki, rencana pemerintah itu mencakup proyeksi-proyeksi ekonomi makro yang realistis dan menggabungkan tujuan untuk menstabilkan rasio hutang-GDP publik pada tahun 2011 serta menguranginya kemudian. Kami juga menyambut baik rencana perkenalan terhadap sebuah peraturan fiskal untuk membangun sasaran-sasaran anggaran dalam jangka yang lebih panjang,” ujarnya.

“Untuk meraih tujuan pemerintah dalam mengontrol beban hutang publik, perlu diadopsi sarana-sarana pendukung dan reformasi struktural, termasuk kebijakan untuk mengatasi tekanan-tekanan pengeluaran utama. Kami akan meneruskan dialog kebijakan kami dengan pemerintah Turki,” tambahnya. (rin/tz/tw/kt) www.suaramedia.com

0 komentar:

Posting Komentar